Hindari Makanan Ini Ketika Sarapan Pagi

Sarapan pagi memang bagus untuk tubuh. Selain sehat, sarapan pagi dapat meningkatkan kebugaran sekaligus membuat tubuh tetap fit sepanjang waktu. Tidak hanya itu, dengan rutin sarapan pagi ini, maka dapat menghindari Anda makan berlebihan di waktu makan berikutnya. Meskipun begitu, sayangnya masih banyak saja orang yang salah dalam memilih menu untuk sarapan pagi dan alhasil membuat tubuh malah tidak bersemangat. Meski nantinya langsung mengonsumsi makanan sehat ataupun meminum produk herbal terbaik seperti Glamore Double Stem Cells dari GIN International, akan tetapi jika selalu melakukan kesalahan ketika sarapan tentu ini tidak akan membantu.

Untuk itu, agar tubuh tetap bugar dan semangat, ada baiknya Anda menghindari beberapa makanan berikut ini saat sarapan pagi, check it out:

  1. Jus buah. Meminum segelas jus buah bikinan sendiri ketika sarapan pagi memang terdengar sangat menyehatkan. Namun, tahukah Anda, ternyata meminum jus buah saja sebenarnya tidak baik, loh. Kenapa begitu? Yap, ini karena jus buah yang Anda konsumsi mengandung banyak gula. Gula yang tersimpan di dalam jus tersebut dapat membuat perut lebih cepat lapar, apalagi kalau mengonsumsi jus buah kemasan. Oleh karena itu, agar lebih sehat, alangkah baiknya buatlah jus buah sendiri di rumah dan jangan lupa konsumsi pula makanan yang tinggi akan protein.
  2. Sosis, nugget, ham, bacon. Saat malas masak, pasti Anda akan langsung menggoreng bacon, ham, nugget, dan sosis. Makanan ini memang praktis dibuat pada saat pagi hari, akan tetapi sayangnya tidak bagus untuk kesehatan karena terbuat dari daging sapi yang diolah. Menurut penelitian dari seorang peneliti dari Harvard University yang dikutip melalui net, memakan 50 gram daging olahan dapat meningkatkan risiko sakit jantung sampai 42%. Di samping itu, daging olahan ini juga bisa membuat tubuh semakin gemuk karena mengandung lemak jenuh.
  3. Sereal dengan serat sangat rendah. Semangkuk sereal yang ditambahkan susu segar kerap dijadikan sebagai makanan favorit untuk penemani sarapan pagi. Mengonsumsi makanan ini memang tidak ada salahnya, akan tetapi yang salah adalah jika Anda memilih sereal yang rendah serat. Bukannya sehat malah dapat mengganggu kesehatan tubuh Anda. Karena itu, ketika membeli sereal pilihlah yang mengandung 3 gram serat.

Selain makanan yang sudah disebutkan di atas, saat sarapan jangan mengonsumsi makanan ini, di antaranya:

  • Gorengan
  • Donat
  • Croissant
  • Cake
  • Bagel
  • Muffin
  • Nasi uduk, gorengan, kerupuk, bihun,
  • dan sebagainya

Yuk, jeli memilih makanan untuk sarapan pagi!

Penyebab Tulang Ekor Sakit dan Cara Mengatasinya

Mungkin diantara kamu pernah merasakan sakit pada tulang ekor, dimana tulang ekor yang sakit akan dirasakan pada bagian paling bawah tulang belakang, lebih tepatnya di atas bokong. Dalam dunia medis rasa sakit pada tulang ekor ini dikenal dengan istilah penyakit coccydynia. Penyakit coccydynia ini dibagi menjadi 2 kategori, ada kategori ringan dan kategori berat. Penyakit tulang ekor ini disebabkan oleh berbagai faktor. Nah, untuk itulah dalam artikel kali ini akan memberikan informasi tentang penyebab tulang ekor sakit, sebagai berikut :

  1. Cedera Pada Tulang Ekor

Tulang ekor bisa mengalami cedera saat melakukan olahraga, seperti tertendang pada saat main sepak bola, dan

tulang ekor

tulang ekor

jatuh terduduk pun bisa menyebabkan cedera pada tulang ekor. Pada umumnya, cedera pada tulang ekor hanya akan berupa memar, dan kondisi yang lebih parahnya adalah tulang ekor dapat mengalami dislokasi atau bahkan bisa patah.

  1. Persalinan

Penyebab ini khusus bagi perempuan pada saat melahirkan, karena pada akhir usia kehamilan tulang ekor menjadi lebih lentur guna memberi jalan keluarnya bayi saat akan melahirkan. Dan dalam kasus tertentu, proses persalinan bisa membuat otot dan ligamen di sekitar tulang ekor terlalu meregang yang akhirnya bisa menimbulkan rasa nyeri pada area ini.

Nah itulah 2 penyebab terjadinya sakit pada tulang ekor yang harus kalian ketahui. Di samping itu, berikut dibawah ini juga ada beberapa cara alami yang ampuh untuk menyembuhkan tulang ekor sakit :

  1. Kompres Dengan Air Panas

Cara alami pertama yang ampuh untuk menyembuhkan tulang ekor sakit, yakni kompres dengan air panas. Masukan air panas kedalam botol kaca, kemudian gulirkan pada bagian tulang ekornya kurang lebih selama 15 – 20 menitan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal lagi, lakukan cara tersebut sebanyak 3 kali dalam sehari.

  1. Kompres Dengan Es batu

Sama halnya dengan metode yang diatas tadi, cara mengompres dengan es batu juga terbukti cukup ampuh dalam menyembuhkan tulang ekor sakit. Begitu juga dengan cara pengobatannya, yang sama dengan metode diatas tadi.

  1. Menggunakan Minyak Kastor

Siapkan minyak kastor sebanyak 1 sendok makan, kemudian panaskan diatas api kompor. Setelah panas, segera oleskan pada area punggung yang terasa sakit, lalu balut dengan kain basah dan biarkan hingga semalaman.

 

Segar dan Bisa Turunkan Kolesterol, Ini Minuman yang Bisa Anda Coba

Daftar makanan penurun kolesterol pastinya sudah Anda ketahui. Seperti misalnya konsumsi cokelat untuk bantu turunkan kolesterol. Lantas, bagaimana halnya dengan minuman penurun kolesterol? Apa Anda tahu apa saja jenis minuman tersebut? Well, jika jamu langsung terbersit di kepala Anda, maka Anda salah besar. Sebab minuman penurun kolesterol ini segar dan juga bermanfaat untuk tubuh Anda. Apa saja?

  1. Jus Untuk Anda yang senang minum jus, maka jus anggur bisa dijadikan pilihan sebagai minuman yang bisa Anda konsumsi untuk menurunkan kolesterol. Nutrisi yang terkandung di dalam anggur bisa membantu meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kolesterol buruk yang ada di dalam tubuh. Tidak hanya itu, anggur juga memiliki kandungan antioksidan dan serat yang tinggi. Disarankan untuk mengonsumsi jus anggur setiap hari agar lebih terasa manfaatnya. Ketika mengolah jus anggur, jangan tambahkan madu atau gula ke dalamnya ya. Sebab jus ini bisa bermanfaat jika dikonsumsi fresh tanpa tambahan apa pun.
  2. Teh hijau. Teh hijau atau matcha tidak hanya dikenal sebagai minuman kekinian yang bisa membantu menurunkan berat badan saja, lho. Pasalnya, teh hijau ternyata juga mampu membantu menurunkan kadar kolesterol kita, terutama untuk kolesterol jahat. Teh hijau juga bisa menghambat perkembangan sel kanker karena mengandung katekin dan bisa menangkap radikal bebas. Teh hijau bisa diolah langsung dengan air hangat atau diminum dingin dengan menambahkan es batu.
  3. Yogurt. Selain jus anggur dan teh hijau, yogurt juga bisa membantu menurunkan kolesterol. Pasalnya, yogurt mengandung bakteri lactobacillus yang bisa memengaruhi kadar kolesterol dan memecah molekul garam empedu. Pilihlah yogurt yang plain dan tidak mengandung banyak rasa dan Anda bisa mengonsumsinya secara rutin atau setelah mengonsumsi makanan yang berkolesterol tinggi.

Tiga minuman di atas memang sederhana dan bisa ditemukan di mana saja, namun manfaatnya tubuh Anda cukup signifikan, ya. Namun demikian, meski minuman di atas bisa bantu turunkan kolesterol, bukan berarti Anda bisa seenaknya makan sembarangan. Tetap jaga pola makan agar kolesterol Anda tetap terkontrol.

Yuk, Tingkatkan Metabolisme Tubuh Secara Alami

Banyak orang mencari berbagai cara kurus alami entah itu dengan berolahraga atau bahkan melakukan diet. Padahal, untuk bisa menurunkan berat badan, banyak hal yang harus dicek salah satunya adalah dengan melihat sistem metabolisme tubuh Anda. Memang, tingkat metabolisme itu sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti genetik, jenis kelamin, usia, kadar hormon, berat badan, dan juga aktivitas tubuh. Hanya saja, ternyata ketika tingkat metabolisme Anda cepat, maka menurunkan berat badan dan menstabilkan berat badan pun bisa dengan mudah dilakukan. Sebaliknya, ketika metabolisme lambat, maka kemungkinan besar akan sulit bagi Anda untuk menurunkan berat badan.

Nah, menurut NetDoctor, ini dia beberapa makanan yang sebaiknya Anda konsumsi untuk memperbaiki sistem metabolisme Anda:

  1. Paprika merah. Paprika mungkin menjadi salah satu sayur yang jarang Anda konsumsi dalam keseharian Anda.
    minum air

    minum air

    Padahal paprika terutama paprika merah, mengandung senyawa pedas yang bisa membuat metabolisme Anda meningkat. Senyawa tersebut adalah capsaicin, yang juga bisa membantu meningkatkan denyut jantung serta tekanan darah. Anda bisa meracik paprika merah menjadi menu masakan yang enak dikonsumsi setiap hari.

  2. Beberapa jenis ikan seperti ikan tuna, salmon, dan juga sarden ternyata mengandung asam lemak dan juga kaya akan omega-3. Zat-zat ini secara aktif membantu merangsang produksi hormon untuk membantu mengatur metabolisme. Oleh sebab itu, mulai sekarang jangan malas mengonsumsi ikan-ikan ini secara rutin, ya. Tuna, salmon, dan juga sarden sangat mudah ditemukan di pasaran, kok.
  3. Anda tentunya sudah tahu bahwa pepaya merupakan buah yang baik untuk melancarkan pencernaan Anda. Yap, dalam buah pepaya tersimpan papain, papayotimin, dan juga kemopapain, yakni senyawa yang bisa meningkatkan metabolisme Anda. Pepaya juga kaya akan serat dan bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Jadikan pepaya sebagai camilan harian atau sebagai penutup sehabis makan siang, ya.
  4. Yoghurt tidak hanya membantu menurunkan berat badan saja tetapi juga melancarkan sistem metabolisme Anda, lho. Menurut Journal of American Medical Association, rutin mengonsumsi satu porsi yoghurt setiap hari akan meningkatkan metabolisme tubuh dan juga pencernaan.
  5. Anda disarankan untuk minum minimal delapan gelas perhari bukan tanpa alasan. Pasalnya, air memang bisa membantu metabolisme tubuh Anda. Akan lebih baik lagi jika air yang dikonsumsi merupakan air hidrogen, karena air hidrogen bisa mengaktifkan proses metabolisme sel dan menghasilkan lebih banyak energi. Tidak hanya itu, air hidrogen juga ditengarai lebih efektif melarutkan dan membuat zat sisa metabolisme berupa racun bagi tubuh.

Itu dia beberapa makanan dan minuman yang bisa Anda konsumsi untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Semoga bermanfaat, ya!

Waspadai Bahan Ini Pada Suplemen Anda

Siapa sih yang ingin sakit? Siapapun orangnya pasti tidak mau, meskipun hanya sakit yang tergolong biasa seperti radang tenggorokan ataupun flu. Itulah sebabnya, banyak orang yang rela melakukan apapun demi selalu sehat. Dari mulai menjaga menu makanan tetap sehat, olahraga teratur, atau mengonsumsi suplemen untuk kesehatan tubuh. Bahkan ada juga yang mengombinasikan semuanya demi terhindar dari serangan penyakit.

Untuk kedua cara yang pertama disebutkan, mungkin tidak ada masalah dan justru sangat dianjurkan. Akan tetapi, untuk Anda yang

suplemen

suplemen

berusaha menjaga kesehatan dengan mengonsumsi suplemen, patut waspada. Sebab, ada beberapa produsen suplemen yang tidak bertanggungjawab dan melanggar aturan, dengan memasukkan beberapa bahan berbahaya ke dalamnya, antara lain:

  • Pewarna kimia

Cukup banyak suplemen yang ditambahkan pewarna kimia. Tujuannya? Jelas saja, untuk membuat suplemen ini terlihat menarik untuk dikonsumsi. Dalam kadar normal dan selama pewarna yang digunakan adalah pewarna makanan, mungkin hal ini aman. Akan tetapi, jika Anda mengonsumsi suplemen tersebut secara rutin setiap hari, bukan tidak mungkin akan menimbulkan efek samping.

  • Logam berat

Logam berat seringkali ditemukan pada minyak ikan yang berasal dari ikan dengan kondisi lingkungan yang tercemar. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir karena jika Anda ingin mengonsumsi minyak ikan yang aman dari kandungan ini, Anda bisa mencari minyak ikan dengan label “3rd Party Tested”. Suplemen minyak ikan dengan label tersebut menandakan bahwa kandungan logam maupun zat kimia lain yang mungkin berbahaya masih berada dalam kadar normal dan tidak membahayakan kesehatan Anda.

  • Bahan pengawet

Mungkin hampir tidak ada makanan kemasan apapun yang terbebas dari pengawet. Untuk suplemen, biasanya pengawet yang digunakan adalah potassium sorbat dan sodium benzoat. Kedua bahan pengawet ini telah mendapatkan izin dari FDA (Food and Drug Administration) untuk dikonsumsi selama tidak melewati batas jumlah maksimal yang diizinkan. Akan tetapi, beberapa suplemen bisa saja mengandung bahan pengawet secara berlebihan dan tentunya akan berefek buruk pada kesehatan.

Salah satu cara untuk menghindari konsumsi suplemen berbahaya adalah dengan memerhatikan dengan detail label dan komposisi yang terkandung dalam suplemen. Anda bisa mencari tahu sendiri bagaimana cara memilih suplemen makanan yang tepat, atau Anda juga bisa mengonsultasikan suplemen yang akan dikonsumsi pada dokter yang sudah mengetahui riwayat kesehatan Anda. Dengan begitu, Anda akan lebih yakin bahwa suplemen yang dikonsumsi aman. (Vita)