3 Strategi SEO yang Harus Ditinggalkan

Seperti yang diketahui, Google selalu melakukan update pada algoritmanya untuk tetap menjaga “keaslian” hasil dari search engine mereka. Perubahan-perubahan ini tentu berpengaruh juga pada teknik SEO Indonesia yang dijalankan oleh para pakar SEO di Indonesia.

Seiring berkembangnya algoritma Google, teknik-teknik SEO yang dulu pernah dijalankan kini sudah tidak bermanfaat lagi, bahkan bebrahaya jika tetap dilakukan. Berikut beberapa teknik SEO yang sudah tidak digunakan lagi saat ini:

  1. Short Tail Keyword

Jika dahulu orang berlomba-lomba untuk bersaing dengan short tail keyword (keyword general), namun kini short tail keyword sudah tidak disarankan karena semakin tingginya kompetisi yang ada, selain itu untuk berhasil dihalaman pertama dan mendatangkan traffic Anda disarankan menggunakan long tail keyword agar lebih spesifik, tepat sasaran, dan lebih lokal seperti yang disarankan oleh Google.

  1. Berlebihan dalam internal linking

Jika Anda memiliki website ataupun blog, kini disarankan untuk hanya memberikan internal link senatural mungkin

Memasukkan banyak anchor text untuk mengarahkan traffic ke artikel-artikel lain dalam satu domain yang sama memang bisa meningkatkan ranking search engine. Namun, saat ini cara tersebut merupakan strategi SEO yang sudah tidak bisa lagi digunakan karena Google sudah melakukan perubahan pada sistemnya, sehingga jika Anda tetap melakukan hal ini maka akan dianggap manipulatif. Tipsnya, tempatkan anchor text di bagian navigasi, sidebar, footer, dan di dalam konten dengan cara menyatukannya dengan kata-kata sehingga terlihat lebih smooth dan akan lebih memungkinkan untuk diklik oleh pembaca web.

  1. Memasang keyword pada domain

Masih banyak orang yang percaya jika memasang keyword yang ditargetkan sebagai nama domain maka akan membantu dalam SEO ataupun pencapaian website dihaalman pertama dengan keyword tersebut, tentunya ini merupakan hal yang salah besar. Google sudah tidak memperhitingkan nama domain Anda  dalam hasil search engine mereka.  Akan lebih baik jika kamu mulai menghilangkan keyword pada nama domain dan lebih memasukkannya pada konten artikel. Hal ini akan lebih mudah dibaca oleh algoritma baru Google.

Demikian hal-hal yang harus dihindari