Taman Sukasada Ujung Karangasem Bali

Seolah tidak pernah kehabisan tempat wisata, Pulau Bali selalu memiliki berbagai tempat wisata yang membuat wisatawan ingin datang setiap musim liburan tiba. Hotel di Bali pun tidak pernah sepi dari pengunjung, baik yang datang dengan tujuan untuk berwisata atau untuk urusan bisnis. Apalagi, dengan adanya perbedaan waktu musim liburan di setiap negara, membuat pulau ini tidak pernah seepi dari wisatawan lokal maupun dari berbagai negara.

Hampir seluruh tempat wisata di Bali bernuansa alam, hal inilah yang membuat Bali menjadi tempat yang tepat untuk dikunjungi saat ingin menenangkan pikiran. Menghirup udara segar dan memandangi keindahan alam adalah

taman sukasada bali

taman sukasada bali

cara yang sangat efektif untuk merefreshingkan pikiran. Salah satu lokasi wisata yang cukup terkenal yaitu, Taman Soekasada Ujung atau dikenal juga dengan Taman Ujung Karangasem. Taman ini merupakan sebuah Istana air yang di bangun pada tahun 1919 oleh Raja Karangasem yang terakhir, yaitu I Gusti Bagus Jelantik.

Istana air ini dibangun untuk menyambut tamu penting kerajaan dan sebagai tempat rekreasi bagi Raja dan keluarga kerajaan. Tempat ini sempat mengalami kerusakan akibat letusan Gunung Agung pada Tahun 1963 dan Gempa Bumi cukup besar pada Tahun 1979. Namun pada Tahun 2004, pemerintah melakukan pemugaran terhadap tempat ini. Pemugaran yang dilakukan tetap menjaga keaslian dari bangunan ini, bahkan di beberapa lokasi tidak dilakukan renovasi agar tetap terjaga keasliannya. Sebelum pemerintah melakukan pemugaran, masyarakat Bali banyak yang sering mengunjungi tempat ini. Walaupun yang terlihat hanyalah puing-puing sisa bencana alam, namun nilai sejarah dari tempat ini tetap menarik minat masyarakat Bali untuk mengunjungi tempat ini.

Luas taman ini mencapai 10 Hektar, dan hanya sedikit bangunan yang ada di Taman ini. Sebagian besar taman ini terdiri dari area taman dan kolam utama. Bangunan di taman ini mengambil gaya arsitektur Eropa dan Bali. Terdapat sebuah jembatan beton yang menghubungkan area parkir dan area istana. Dibagian tengah kolam, berdiri sebuah bangunan yang dulunya berfungsi sebagai kamar tidur raja , ruang pertemuan, ruang keluarga, dan yang lainnya. Untuk mencapai bangunan ini, terdapat dua buah jembatan di sisi kanan dan kirinya. (Yv)

Tags: , , ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: