Siaran TV Kabel Saat Hari Raya Nyepi

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali akan mengimbau semua stasiun televisi dan radio untuk tidak melakukan penyiaran pada Hari Raya Nyepi  termasuk pengelola jaringan TV Kabel Bali untuk menghentikan siaran selama satu hari penuh. Khususnya pengelola Tv kabel Bali, karena selama ini hanya pengelola jaringan TV kabel Bali yang tidak pernah menuruti seruan KPI Bali untuk menghentikan siaran saat pelaksanaan Nyepi di Bali. Ketua KPI Bali Komang Suarsana menyatakan selain tidak pernah mentaati aturan KPI, para pengelola jaringan TV kabel di Bali tidak pernah mengurus ijin siaran sehingga sangat sulit bagi KPI untuk menjatuhkan sanksi. Apalagi pengelolaan TV kabel di Bali sering dilakukan secara perorangan. Pelarangan siaran tv kabel bali ini tentu saja

Hari Raya Nyepi

Hari Raya Nyepi (Copyright James Morgan)

mendapat pro dan kontra, terutama dari segi pariwisata.

Mengenai Hari Raya Nyepi

Hari raya Nyepi dirayakan setiap tahun baru Saka, perayaan ini merupakan perayaan tahun baru Hindu berdasarkan penanggalan/kalender caka yang dimulai sejak tahun 78 masehi. Pada hari Nyepi ini para umat Hindu akan menyepi atau tidak akan melakukan aktivitas seperti biasanya. Semua kegiatan ditiadakan, termasuk pelayanan umum, seperti Bandar Udara Internasional yang tutup, namun tidak untuk rumah sakit dan Lembaga Pemasyarakatan (LP).Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia/microcosmos) dan Bhuana Agung/macrocosmos (alam semesta).

Pada saat hari Nyepi, saudara-saudara kita umat Hindhu di Indonesia dan di Bali melakukan Catur Berata Penyepian, yang terdiri dari :

–              Amati Karya : tidak melakukan kegiatan

–              Amati Geni  : Tidak Menghidupkan Api/pencahayaan

–              Amati Lelungan : Tidak Keluar Rumah

–              Amati Lelanguan :Tidak Bersenang-senang

Kaitan antara TV kabel bali dengan perayaan hari Nyepi adalah terkait dengan “Amati Lelanguan” (Tidak Bersenang-senang) dengan maksud agar Catur Berata Penyepian yang dilakukan lebih khidmad. Hal ini dilakukan semenjak lima tahun yang lalu. Selain itu juga pada malam hari seluruh warga Bali tidak menghidupkan pencahayaan/api (Amati Geni). Dengan tidak menggunakan energi listrik maka secara tidak langsung menghemat pasokan listrik yang ada di Bali juga.

Tidak beroperasinya stasiun televisi dan radio di Bali hanya dilakukan sehari saja yakni saat Hari Raya Nyepi khususnya di Bali.

Tags: , , , , , , , ,

Leave a Reply