Prosedur Pengajuan Klaim Asuransi Perjalanan

Asuransi perjalan merupakan salah satu hal yang harus dipersiapkan saat ingin liburan ke luar negeri. Dengan memiliki asuransi ini, kita dapat melindungi diri serta harta kita dari kehilangan saat berlibur dengan mudah. Nah, buat Anda yang merasa jika pengajuan klaim tersebut terasa sangat sulit padahal sudah menyertakan data lengkap sesuai dengan kesepakatan yang ditetapkan saat pertama beli asuransi perjalanan online, mungkin ada beberapa hal yang terlewatkan. Tentu, jika beberpa hal penting ini dilupakan atau terlewatkan, maka tidak heran bilamana pengajuan klaim pun akan ditolak langsung oleh perusahaan asuransi.

Untuk itu, pada saat melakukan pengajuan klaim asuransi, penting bagi Anda untuk mengikuti berbagai prosedur

asuransi perjalanan

pengajuan klaim berikut ini. Dengan mengikuti prosedur ini, maka pengajuan asuransi perjalanan pun akan semakin dipermudah. Yuks, kita simak pembahasannya!

  1. Lapor ke pihak asuransi. Supaya pengajuan klaim asuransi ini diterima oleh perusahaan asuransi, maka ada baiknya Anda harus melaporkan langsung kejadian tersebut ke pihak asuransi. Sebab, menunda pelaporan, hanya menimbulkan kerugian untuk Anda. Hal ini karena jika pelaporan dilakukan melebihi waktu yang sudah ditentukan (5×24 jam), biasanya kerugian yang disebabkan oleh kecelakaan dalam perjalanan pun dianggap sudah kadaluarsa. Maka dari itu, jangan menunda untuk mengajukan klaim ini.
  2. Isi formulir. Apabila sudah menyerahkan bukti penting, berikutnya Anda pun harus mengisi formulir yang diberikan oleh perusahaan asuransi. Isi formulir ini sesuai dengan data yang tertera di dalam polis asuransi. Jika terdapat perbedaan, biasanya pengajuan klaim pun terkadang tidak akan diterima oleh pihak asuransi. Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengisinya secara benar dan lengkap.
  3. Serahkan seluruh dokumen penting. Selanjutnya, yang bisa Anda lakukan adalah menyerahkan segala dokumen penting berupa bukti kecelakaan maupun kehilangan. Baik itu, surat yang diberikan oleh Dokter rumah sakit, bukti dari pihak perjalanan yang menyatakan Anda memang mengalami kecelakaan, surat tanda kehilangan, dan sebagainya. Dengan melakukan ini, biasanya pengajuan klaim pun akan segera ditindaklanjuti oleh perusahaan asuransi.
  4. Jika perlu, sertakan tanggung jawab dari pihak ketiga. Agar pengajuan klaim tidak ditolak, alangkah baiknya Anda menyertakan tanggung jawab dari pihak ketiga. Entah itu, berupa dokumen ataupun membawa langsung pihak ketiga tersebut. Dilakukannya cara ini, biasanya akan semakin mempermudah Anda saat pengajuan klaim, dan penolakan pun terkadang bisa diminimalisir.

Begitu cara mudah mengajukan prosedur pengajuan klaim asuransi ke pihak asuransi. Semoga membantu. –SH–

Tags: , , , ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: