Perbedaan Magnetic Card dan Smart Card

Kalian pasti sudah tidak asing dengan kartu yang mencantumkan nama pemiliknya di atas kartu tersebut, alias kartu identifiksi atau ID card. Sesuai namanya, ID card adalah kartu yang digunakan sebagai tanda pengenal atau merupakan kartu keanggotaan suatu club atau suatu tempat tertentu. Untuk dapat menuliskan informasi di atas kartu tersebut, dibutuhkan printer khusus yang bisa dibeli di berbagai toko yang jual printer ID card.

Pada beberapa jenis kartu anggota, data atau informasi mengenai anggota tidak hanya tercantum pada bagian atas kartu saja, tetapi juga tersimpan dalam kartu. Ada dua cara yang dapat digunakan untuk menyimpan data anggota atau karyawan pada kartu tersebut, yaitu:

  • Magnetic card

Magnetic card memiliki lapisan berwarna gelap pada bagian belakang kartu. Kartu ini terdiri dari dua jenis, yaitu high coercivity (lapisan berwarna hitam) dan low coercivity

Id card

Id card

(lapisan berwarna cokelat). Lapisan berwarna gelap ini adalah magnetic stripe, yaitu lokasi tempat penyimpanan seluruh data yang dimasukkan ke dalam kartu. HiCo (high coercivity) biasanya digunakan pada kartu yang membutuhkan ketahanan lebih lama dan proses encode (memasukan datanya) dengan medan magnet yang kuat. Sementara, LoCo (low coercivity) biasanya digunakan pada kartu yang hanya digunakan dalam jangka pendek, dan di-encode pada medan magnet yang rendah. Beberapa contoh kartu HiCo yaitu kartu ATM dan kartu akses, sementara kartu LoCo biasa digunakan untuk kartu parkir dan kartu kunci kamar hotel.

 

  • Smart card

Smart card memiliki chip kecil pada bagian kartunya. Seluruh informasi yang diperlukan disimpan dalam chip tersebut. Untuk dapat membaca informasi dalam kartu ini, dibutuhkan sebuah alat khusus (reader). Terdapat dua jenis smart card, yaitu contact smart card dan contactless smart card. Pada contact smart card, chip harus memiliki kontak langsung dengan reader agar informasi dapat terbaca. Namun, pada contactless smart card, informasi pada chip dapat terbaca oleh reader dalam range tertentu antara kartu dengan reader.  Informasi pada kartu ini dienkripsi, sehingga lebih aman bila dibandingkan dengan magnetic card.

 

Cara penyimpanan data pada kartu tersebut tentunya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Sehingga untuk pemilihannya bisa disesuikan dengan kebutuhan dan kenyamanan saat digunakan. Untuk proses pengerjaannya sendiri, keduanya tidak sulit, apalagi sudah banyak perusahan penyedia solusi identifikasi terbaik yang dapat memberikan servis pembuatan dua jenis ID card tersebut.  (Yv)

Tags: , ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: