Penyebab Kerusakan pada Water Heater

Mandi dengan air hangat disaat cuaca sedang dingin pasti menyenangkan sekali. Apalagi kalau kita memiliki alat pemanas air di rumah, tidak perlu lagi repot memasak air jika kita membutuhkan air hangat untuk mandi. Pemanas air atau yang sering dikenal dengan water heater yaitu sebuah alat untuk memanaskan air dengan menggunakan listrik, gas atau cahaya matahari. Bahkan saat ini sudah ada water heater dengan memanfaatkan panas yang dikeluarkan dari Air Conditioner. Ditambah dengan kini makin banyak jenis alat pemanas ar di Indonesia yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan.

Alat ini sangat bermanfaat terutama di saat musim hujan, dan pasti sangat menyebalkan jika alat ini rusak disaat kita benar-benar sedang membutuhkannya. Karena itu, lebih baik jika kita tidak hanya tahu cara menggunakannya saja, tetapi juga harus tahu apa saja yang menjadi

pemanas air

pemanas air

penyebab kerusakan alat ini agar bisa mencegahnya. Berikut ini beberapa hal yang sering menjadi penyebab kerusakan water heater :

  • Air yang masuk ke dalam tabung tidak bersih

Air yang masuk ke dalam tabung harus bersih dari partikel-partikel kecil dan tidak boleh mengandung kapur. Namun untuk mendapatkan air yang benar-benar bersih tidak mudah. Karena itu lebih baik jika kita memasang penyaring air agar air yang masuk kedalam tabung sudah pasti bersih.

  • Magnesium anode yang tidak di ganti

Magnesium anode berfungsi untuk menetralisir PH pada air (PH = 7). Pada lingkungan dengan kondisi air bersih magnesium anode hanya perlu di ganti setiap 5 tahun, tapi jika kondisi air tidak bersih, maka magnesium anode sebaiknya  diganti setahun sekali. Jika hal ini tidak di lakukan, maka air yang keluar akan bersifat asam (PH > 7) atau basa (PH < 7) yang akan berbahaya bagi kesehatan.

  • Safety Valve yang tidak pernah di periksa

Safety Valve berfungsi untuk pengaman jika terjadi tekanan berlebih pada tanki. Alat ini akan menjaga suhu tabung agar tetap stabil. Naikkan tuas Safety Valve secara berkala agar tidak terjadi penyumbatan dan air dapat mengalir dengan lancar.

  • Tidak mempedulikan beberapa tanda kerusakan

Sebelum water heater mengalami kerusakan parah, biasanya akan memberikan tanda-tanda terlebih dahulu. Jadi jika menemukan hal yang tidak wajar saat menggunakan alat ini sebaiknya segera hubungi teknisi agar kerusakan tidak semakin parah.

Tags: , ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: