Penyebab Keguguran Pada Trimester Pertama Kehamilan

Tidak ada yang mengetahui secara pasti berapa usia kehamilan seseorang, karena tidak ada yang tahu pasti kapan proses pembuahan terjadi. Namun, ada beberapa metode yang sering digunakan oleh para dokter untuk Menghitung Usia Kehamilan seseorang. Selain itu, banyak juga website yang sudah menyediakan aplikasi khusus berbentuk kalkulator yang berfungsi untuk menghitung masa kehamilan. Dengan aplikasi ini, para calon ibu dapat menghitung sendiri usia kehamilannya, tanpa membutuhkan bantuan dokter kandungan. Meskipun begitu, memeriksakan kondisi kandungan ke dokter tetaplah harus dilakukan.

Masa kehamilan dapat dibagi menjadi tiga, yaitu trimester pertama, trimester kedua dan trimester ketiga. Masa trimester pertama adalah 12

menghitung usia kehamilanmenghitung usia kehamilan

menghitung usia kehamilan

minggu sejak hari pertama menstruasi terakhir. Masa trimester pertama bisa dikatakan merupakan masa yang rawan bagi calon ibu dan calon bayi, karena beberapa kasus keguguran terjadi pada masa ini. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab calon ibu mengalami keguguran di masa ini, yaitu:

  • Terlambat menyadari kehamilan

Beberapa calon ibu terlambat menyadari bahwa dirinya sedang hamil dan tetap beraktivitas seperti biasa, serta mengkonsumsi berbagai makanan tanpa memikirkan efeknya pada janin yang ada dalam kandungannya. Jika janin dan ibu dalam kondisi sehat, maka bisa saja janin tetap tumbuh dengan baik dan sehat dalam kandungan. Namun, jika kondisi janin lemah maka akan berpotensi terjadinya keguguran.

  • Rahim yang lemah

Kondisi rahim setiap wanita berbeda-beda. Pada wanita yang memiliki rahim lemah, kehamilan seringkali hanya bisa bertahan pada trimester pertama.

  • Gaya hidup

Wanita yang tetap merokok, mengkonsumsi alkohol atau obat-obatan pada masa kehamilan akan meningkatkan risiko terjadinya keguguran.

  • Kromosom

Terdapat masalah pada kromosom janin (terlalu banyak atau terlalu sedikit kromosom yang diterima), sehingga janin tidak dapat berkembang secara normal dan mengakibatkan terjadinya keguguran.

  • Usia calon ibu

Jika usia calon ibu berada diatas 45 tahun, maka risiko mengalami keguguran akan lebih besar dibandingkan dengan calon ibu dengan usia yang lebih muda.

Meskipun tidak bisa menjamin secara pasti dapat mencegah terjadinya keguguran, namun memeriksakan kondisi kandungan secara rutin ke dokter untuk dapat mengurangi risiko keguguran. Bahkan kini sudah ada loh, aplikasi cek kehamilan hanya dengan menggunakan smartphone, cukup mudah bukan! (Yv)

 

Tags: , ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: