Pelatihan Agen Asuransi Unit Link

Asuransi Unit Link sering juga disebut sebagai asuransi investasi karena dalam produk ini perusahaan menawarkan 2 produk keuangan sekaligus pada pesertanya, yaitu produk asurasi dan produk investasi dalam satu nama produk. Dengan menggunakan produk ini, maka peserta akan mempercayakan dana yang dibayarkannya pada perusahaan asuransi untuk dikelola dan diinvestasikan ke lahan investasi yang telah dipilih oleh perusahaan asuransi. Jika investor melakukan investasi sendiri, maka investor harus mempelajari semua hal seputar investasi agar tidak mengalami kerugian. Namun, dengan adanya produk ini maka investor akan mendapatkan bantuan dari agen asuransi untuk memahami tentang investasi yang akan dipilihnya melalui perusahaan asuransi.

Sebagian besar masyarakat yang memilih produk keuangan ini adalah tipe investor yang masih awam mengenai investasi. Artinya, segala hal mengenai investasi yang diketahuinya berasal dari agen yang mempromosikan produk ini kepadanya. Agen asuransi secara tidak langsung

agen asuransi

agen asuransi

menjadi sebuah kunci utama dalam keberhasilan produk ini. Karena itulah, diperlukan agen yang benar-benar profesional untuk dapat menjual produk ini ke masyarakat.

Berbeda dengan produk asuransi lainnya, asuransi ini termasuk ke dalam kategori yang cukup rumit. Faktanya ada sebagian nasabah yang menganggap bahwa asuransi unit link sama dengan asuransi jiwa. Karena ini, banyak terjadi kesalahan dalam asuransi jiwa dan unit link yang terbalik pemahamannya. Hal inilah yang terkadang menghambat penjualan produk ini ke masyarakat. Bahkan, banyak masyarakat yang sudah menjadi peserta asuransi ini selama beberapa bulan, tiba-tiba menuntut ganti rugi pada perusahaan asuransi akibat merasa di tipu. Peserta tersebut merasa bahwa asuransi yang diikutinya tidak memberikan keuntungan seperti yang digambarkan oleh agen asuransi pada saat menjual produk ini padanya.

Sebenarnya kasus diatas bisa disebabkan oleh dua hal, pertama yaitu agen asuransi memang tidak menjelaskan secara detail proses pengelolaan dana peserta dan bahwa investasi pada asuransi ini tetap memiliki risiko. Sementara yang kedua yaitu karena agen asuransi belum benar-benar memahami produk yang dijualnya serta teknik investasi. Untuk mengatasi masalah yang kedua inilah perusahaan harus mengadakan pelatihan khusus untuk para agen yang akan menjual produk ini.

Agen haruslah benar-benar mengerti berbagai hal seputar investasi, mengenai keuntungan, kerugian atau risiko, teknik dan berbagai hal lainnya. Program pelatihan ini juga bermanfaat untuk memberikan pengetahuan pada agen jika suatu saat terjadi risiko kerugian pada nasabah dan bagaimana agen menghadapi nasabah dalam situasi tersebut. Agen yang telah mendapatkan pelatihan akan mendapatkan sertifikat keagenan khusus Unit Link yang dikeluarkan oleh AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia). (Yv)

Tags: , ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: