Oktoberfest Festival Bir Terbesar di Dunia

Pernah dengar acara Oktoberfest? Penggemar bir yang tentunya suka beli bir di Jakarta pasti tahu dengan festival satu ini. Oktoberfest adalah festival bir terbesar di dunia yang diadakan di Munich, Bavaria, Jerman. Festival ini diadakan selama 16 hari, pada minggu akhir Oktober hingga minggu awal September. Tidak tanggung-tanggung, pengunjung acara ini bisa mencapai 6 juta orang yang tidak hanya datang dari Jerman saja, namun juga dari beberapa negara Eropa, Amerika, dan Asia.

Tujuh juta liter bir yang disajikan di Oktoberfest ini bukan bir sembarangan. Hanya bir-bir dari 6 brewery (tempat pembuatan bir) yang terdapat di sekitar Munich yang disajikan. Standar bir yang disajikan ini pun sesuai dengan Reinheitsgebot atau Peraturan Kemurnian Bir Jerman dengan kandungan alkohol minimal sebesar 6%. Pengunjung

oktoberfest

oktoberfest

bisa menikmati bir seharga kurang lebih Rp110.000 per gelasnya (1 liter). Bir-bir tersebut disuguhkan oleh para waiter yang menggunakan pakaian tradisional Bavaria, Dirndl.

Festival ini telah diadakan selama 200 tahun lebih, dimulai dari tahun 1810. Oktoberfest awalnya merupakan pesta perayaan pernikahan antara Raja Ludwig I dengan Putri Theresa dari Sachsen-Hildburghausen pada tanggal 12 Oktober 1810. Pada saat itu seluruh warga diundang untuk ikut kemeriahan pernikahan royal tersebut. Melihat banyaknya warga yang menikmati pesta tersebut, akhirnya diputuskan untuk menjadikan pesta tersebut sebagai festival yang diadakan setiap tahun. Nama Putri Theresa pun diabadikan menjadi nama daerah tempat festival diadakan, Theresienwiese.

Berbagai perubahan telah terjadi pada Oktoberfest. Seperti event pacuan kuda yang tadinya menjadi pertunjukkan utama festival sebelum akhirnya bir dibolehkan untuk disuguhkan dan akhirnya menjadi daya tarik utama dari Oktoberfest. Atraksi pacuan kuda ini terakhir kali diadakan pada tahun 1960.  Sementara festival agricultural yang sempat juga diadakan selama Oktoberfest kini hanya dilangsungkan setiap 4 tahun sekali.

Oktoberfest tidak hanya sekadar festival untuk minum-minum bir saja. Pengunjung juga bisa menikmati suguhan makanan tradisional Jerman seperti wurstl (sosis besar jerman), pretzel, sauerkraut (kol yang difermentasi), ayam, bebek, dan babi panggang, pangsit kentang, dan juga beragam makanan ringan lainnya yang nikmat. Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati musik pop, hingga musik folk tradisional Jerman. Gelaran Musik pada Oktoberfest ini memang sama terkenalnya dengan bir Jerman dan menjadi salah satu daya tarik dari festival ini.

Selain di Jerman, festival yang mirip dengan Oktoberfest juga diadakan di beberapa negara seperti di Kanada yang mengadakannya di kota kembarnya, Kitchener dan Waterloo, yang kebanyakan warganya merupakan keturunan Jerman. Negara sepak bola,  Brasil, juga secara rutin mengadakan festival sejenis yang diberi nama National Beer Festival. Festival tersebut diadakan di Cordoba, tempat pada imigran Jerman di Brasil dulu menetap. Indonesia pun tidak mau ketinggalan, beberapa hotel di Jakarta juga ikut mengadakan Oktoberfest  yang berlangsung pada bulan Oktober atau September. (raw)

Tags: , ,

Leave a Reply