Mengapa GERD tidak Sembuh Meskipun Sudah Minum Obat?

Banyak orang yang segera mengonsumsi obat maag ketika muncul rasa tidak nyaman pada perutnya, meskipun mungkin yang dideritanya bukanlah sakit maag. Namun hal ini wajar, karena rasa tidak nyaman tersebut sering kali disebabkan oleh peningkatan produksi asam lambung, dan mengonsumsi obat maag akan bantu mengatasi masalah tersebut. Misalnya saja seperti GERD, meskipun ini berbeda dengan sakit maag, namun penyebab utamanya adalah asam lambung. Itulah mengapa, obat maag sering digunakan untuk mengatasi penyakit ini.

Akan tetapi, GERD bisa menjadi semakin parah karena pada penyakit ini, asam lambung tidak hanya mengiritasi

obat maag

obat maag

dinding lambung saja, tetapi juga kerongkongan. Sebab, asam lambung yang seharusnya tetap berada di lambung, justru naik ke kerongkongan karena melemahnya otot LES. Sayangnya, cukup banyak orang yang mengeluhkan bahwa gejala atau masalah GERD yang dialaminya tidak kunjung sembuh, meskipun sudah minum obat. Bahkan, walaupun obat yang diminumnya dari dokter sekalipun.

Jika Anda salah satu yang mengalaminya, jangan langsung menganggap bahwa kualitas obat tersebut tidak bagus. Sebab, GERD sulit sembuh hanya dengan obat saja. Jika obat kimia tidak memberikan hasil yang siginifikan, maka Anda juga bisa mencoba obat-obatan alami dari tumbuhan herbal. Misalnya dengan menggunakan jamu beras kencur. Sebab, beras kencur dipercaya dapat mengatasi sakit maag dan berbagai masalah pencernaan lainnya seperti tukak lambung, diare, hingga GERD.

Selain mengonsumsi obat, ada beberapa hal pendukung lain yang sebaiknya Anda lakukan untuk mengatasi masalah GERD khususnya jika kondisinya sudah cukup parah, yaitu:

  1. Bagi Anda yang mengalami obesitas, ada baiknya menurunkan berat badan Anda. Namun, ada baiknya jika Anda menghindari diet ketat untuk menurunkan berat badan. Agar lebih aman, mintalah bantuan pada ahli gizi agar penurunan berat badan yang Anda alami berjalan baik dan aman.
  2. Konsumsi makanan dalam porsi kecil, tetapi lebih sering. Dengan begitu lambung tidak akan memiliki waktu dimana ia benar-benar kosong.
  3. Batasi waktu makan maksimal 4 jam sebelum tidur. Sebab, berbaring sesaat setelah makan akan sangat berisiko memperburuk kondisi Anda.
  4. Hindari penggunaan pakaian yang terlalu ketat, khususnya pada bagian perut. Sebab, kondisi ini akan membuat lambung Anda tertekan dan akhirnya asam lambung dapat terdorong ke atas.
  5. Tidur dengan posisi 20 cm lebih tinggi sehingga posisi kerongkongan tidak sejajar dengan lambung.

Selain itu, tentunya Anda juga harus menerapkan gaya hidup sehat, seperti rajin olahraga, berhenti merokok dan mengonsumsi alkohol (bagi yang melakukannya), dan mengonsumsi makanan sehat. Anda juga sebaiknya menghindari stres karena dapat berisiko memperparah GERD Anda. (Vita)

Tags: , ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: