Makanan yang Dihasilkan dengan Proses Fermentasi

Minuman beralkohol merupakan jenis minuman yang hanya boleh dikonsumsi oleh orang yang telah berusia 18 tahun ke atas (bisa berbeda di setiap negara). Karena itulah, dibuat peraturan di Indonesia yang melarang minimarket menjual minuman beralkohol dengan kadar tertentu, termasuk Bir. Namun, bagi para pecinta minuman bir tidak perlu bingung mencari lokasi yang menjual bir, karena mereka bisa Pesan Bir di kafe-kafe yang menyediakan minuman beralkohol. Selain di kafe, bir dan beberapa minuman beralkohol lainnya juga masih tersedia di supermarket atau hipermarket, sehingga tidak sulit untuk ditemukan.

Minuman beralkohol merupakan minuman yang dibuat dengan menggunakan proses fermentasi. Selain minuman beralkohol seperti bir, wine, whisky, dan beberapa jenis lainnya, sebenarnya proses fermentasi ini juga sering digunakan untuk membuat berbagai jenis makanan

makanan fermentasi

makanan fermentasi

 

lainnya. Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang menggunakan proses fermentasi dalam proses produksinya:

  • Roti

merupakan makanan yang terbuat dari campuran tepung terigu protein tinggi (bisa diganti dengan tepung gandum), margarin, air, gula, ragi (fermipan) dan berbagai bahan lainnya. Setelah seluruh bahan dicampur rata, maka adonan akan didiamkan selama beberapa saat hingga mengembang. Saat di diamkan inilah, proses fermentasi dimulai. Biasanya, proses fermentasi pada roti akan dilakukan 2 kali, yaitu saat adonan baru jadi dan belum dibentuk, dan setelah adonan telah dibentuk sebelum dimasak.

  • Tape

Baik tape yang terbuat dari ketan, maupun tape yang terbuat dari singkong sama-sama melalui proses fermentasi dalam pembuatannya. Ragi yang digunakan dalam pembuatan tape ini merupakan ragi tape. Proses fermentasi, biasanya membutuhkan waktu antara 2 hingga 3 hari. Hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan tape ini, yaitu suhu saat proses fermentasi. Ketan ataupun tape yang telah di proses (dimasak) harus benar-benar dalam kondisi dingin saat diberikan ragi tape, agar proses fermentasi dapat berlangsung dengan baik.

  • Tempe

Tempe merupakan makanan yang terbuat dari kacang kedelai yang di fermentasi, sehingga menghasilkan spora jamur tempe (Rhizopus sp.). Ragi yang digunakan pada proses fermentasi tempe ini merupakan ragi tempe atau biakan murni Rhizopus sp. Proses fermentasi pada tempe ini, membutuhkan waktu sekitar 1 hingga 2 hari, dan harus berada dalam suhu  kamar.

Masih banyak lagi makanan atau minuman yang dihasilkan dari proses fermentasi. Stay tuned for more information! (Yv)

 

Tags: , ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: