Kiprah Manoj Punjabi

Manoj Punjabi bukanlah nama yang asing lagi bagi para penggemar sinetron maupun perfilman di Indonesia. Pria keturunan India yang lahir  8 Desember 1972 ini telah terbukti bertangan dingin dan berhasil membangun MD entertainment dengan sukses.

MD entertainment didirikan tahun 2003 oleh Dhamoo Punjabi dan anaknya Manoj Punjabi. Dhamoo Punjabi sendiri adalah adik dari Raam Punjabi. Sebelumnya Dhamoo Punjabi dan Manoj Punjabi bekerja dibawah naungan Multivision Plus dan baru pada tahun 2003 mereka hengkang dari Multivision Plus karena perbedaan visi. Namun hengkangnya mereka bukan berarti hubungan saudara besar

manoj punjabi

manoj punjabi

Punjabi menjadi rusak.

Berbekal kesenangan terhadap film, pengalaman dan kemauan kerasnya terbukti selama 10 tahun ini Manoj Punjabi sudah mengisinya dengan berbagai prestasi dalam perfilman Indonesia. Dengan membawa visi MD Entertainment yaitu membangun industri perfilman yang berbeda. Hal ini bisa kita lihat pada salah satu sinetronnya yaitu Cinta Fitri yang mengangkat cerita yang memang terjadi di lingkungan kita.

Setahun membangun MD entertainment, eksistensinya dengan sinetron semakin jelas dengan sinetronnya yang menembus rating teratas seperti ‘Bawang Merah Bawang Putih, ‘Si Yoyo’, ‘Ikhlas’, ‘Hikmah’ dan beberapa judul lainnya. MD membuat track record baru di dunia layar kaca. Hal ini juga didukung oleh peranan Artis Sinetron Terbaik yang sangat baik dalam memerankan setiap perannya.

Perjalanannya dalam memproduksi film bukan hanya perjalanan mulus yang mudah beliau lewati begitu saja, namun ada juga hal-hal yang menjadi rintangan selama perjalanan 10 tahunnya dalam membangun MD entertainment. Contohnya adalah pada saat ia masuk ke layar lebar, Ia memproduksi film ‘Kala’, namun kurang berhasil di pasaran, kemudian dilanjutkan dengan film ‘Suster Ngesot’ yang ternyata disukai pasar sehingga berhasil meraup keuntungan. Namun,tantangan lainnya  di sela-sela proses syuting ‘Kala’ dan ‘Suster Ngesot’ itu, Manoj juga harus menggarap ‘Ayat-ayat Cinta’ yang hasilnya sangat sukses bahkan lebih dari prediksi yang ia harapkan.

Dengan keberhasilannya dalam dunia perfilaman Indonesia ia juga memiliki moto untuk dirinya maupun karywan-karyawannya, yaitu jika ingin berhasil bekerjalah dengan penuh dedikasi, fight dan sence of belonging karena.Jika hanya ingin mencari kenyaman itu merupakan hal yang salah dan sia-sia

 

 

 

Tags: , ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: