Ketahui dan Atasi Kamera Pengintai yang Sering Mati

Bagi sebagian orang yang bertempat tinggal dikota kota besar seperti di bandung, amat sangat penting memasang alat pengintai untuk pengaman. Di rumah pribadi mungkin tak akan hanya ada satu atau dua perangkat saja, tapi lebih daripada itu. Peletakannya pun bervariasi, mulai dari teras, halaman, daerah pagar, hingga setiap sudut ruangan yang dianggap lemah dari segi pengawasan pemilik. Mengingat tingginya tindak kriminalitas yang marak terjadi dan tak hanya di ibu kota saja, para pemilik rumah pribadi, kantor, atau tempat bisnis tak ingin ambil risiko kehilangan barang dan dana. Itulah mengapa akhirnya mereka memasang perangkat elektronik satu ini sebagai alternatif untuk mengawasi dan mengamankan kepunyaan mereka. Alat ini bisa dibeli di banyak toko cctv bandung.

Membeli dan memilikinya itu mudah, tapi merawatnya agar tidak mudah rusak dan bisa bertahan lama bukan perkara gampang. Perawatan terhadap barang elektronik, tidak terkecuali CCTV, merupakan hal yang wajib. Kalau

cctv

                                           cctv

tidak, akan muncul gangguan seperti perangkat sering mati secara tidak jelas. Kalau Anda mengalami kejadian serupa para kamera pengintai Anda, waspadai penyebabnya dan atasi dengan tepat.

  1. Adaptor Mati. Kalau Anda menemukan fakta bahwa gambar yang ditampilkan dari kamera pengintai ternyata blank, bisa jadi ada komponen yang tidak bekerja dan kemungkinan komponen yang tidak berfungsi itu adalah adaptor alias power supply. Tentu saja tanpa bantuan komponen ini, kamera pengintai tidak bisa bekerja dengan baik apalagi menampilkan gambar sesuai yang seharusnya. Bagaimana mengatasinya? Anda bisa mengandalkan alat Avometer untuk mengeceknya jika memang benar adaptor tidak bekerja. Solusi? Bisa jadi Anda harus menggantinya dengan yang baru.
  2. Kamera Rusak atau Mati. Jika ternyata gambar seharusnya nampak justru ikut mati bahkan perangkat tidak bisa menyimpan gambar hasil rekaman, mungkin penyebabnya dari dua hal: infrared dan kamera itu sendiri. Ketika Anda sudah melakukan pengecekan dan ternyata infrared masih dalam keadaan baik, besar kemungkinan hal ini terjadi akibat kamera pengintai yang rusak. Sebaliknya, jika ternyata perangkat masih mampu merekam gambar tetapi hanya pada waktu siang hari, saat sinar matahari masih sebagai cahaya utama, besar kemungkinan infrared yang mengalami masalah. Jika memungkinkan, gunakan garansi yang diberikan distributor atau jika tidak memungkinkan, Anda harus mengganti dengan yang baru.
  3. DVR Bermasalah. Kemungkinan lain yang merupakan penyebab matinya kamera pengintai Anda adalah DVR sebagai bagian utama dari sebuah CCTV. Inilah jantung dari kamera pengintai yang mana kerusakannya sama dengan kerusakan seluruh bagian kamera dan pada akhirnya tidak bisa berfungsi sama sekali. Ketika Anda tahu ada yang salah dengan bagian DVR, segera hubungi teknisi khusus untuk memperbaiki DVR atau bila memang tidak memungkinkan Anda bisa menggantinya.
  4. Port Konektor Tidak Terhubung. Ketika sudah mengecek pada bagian adaptor atau power supply, kamera, hingga DVR dan ternyata tidak ada kesalahan, kemungkinan lain yang menjadi penyebab matinya kamera pengintai adalah konektor yang tidak terhubung.
  5. Kabel Kamera Pengintai Putus. Inilah gong dari masalah tidak berfungsinya kamera pengintai dengan baik meski semua komponen utamanya ternyata dinilai baik-baik saja. Kemungkinan putusnya kabel kamera pengintai ini adalah karena gigitan tikus atau memang kualitasnya yang rendah. Solusinya, ganti dengan kabel penghubung baru dengan kualitas terbaik dan atur serta rapikan kabel agar tidak mudah dijangkau oleh tikus.

Itu dia lima kemungkinan kerusakan pada kamera pengintai yang paling sering menjadi sebab matinya CCTV milik perseorangan. Kuncinya adalah dengan perawatan yang teratur dan selalu menjaga kebersihannya mulai dari bagian bodi hingga komponen dalam dan komponen perangkat.

Tags: ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: