Investasi Reksadana dan Emas, Mana yang Lebih Baik?

Dengan semakin mengertinya masyarakat akan kelebihan menginventasikan uang tunai dalam bentuk investasi reksadana maupun emas, maka tidak heran bila banyak diantara masyarakat Indonesia yang menginvestasi uangnya ke reksadana dan emas. Kendati memiliki kesamaan dalam hal penginvestasian uang, namun untuk keuntungan yang diberikan oleh kedua tahapan investasi ini pun tentu berbeda. Meskipun berinvestasi emas dianggap lebih mudah untuk didapatkan sekaligus gampang untuk dijual, akan tetapi siapa yang bisa menduga ternyata investasi reksadana lebih menguntungkan dibandingkan emas karena bisa memberikan return cukup tinggi.

Berikut ini kami ulas sedikit mengenai lebih baik mana antara investasi reksadana atau emas? Simak, deh!

investasi

                                   investasi

  1. Jumlah investasi. Berdasarkan harga emas yang kian naik setiap harinya, maka ketika Anda berniat untuk berinvestasi dalam bentuk emas ini, tentu harus mengeluarkan uang sebanyak harga jual emas. Misalkan saja, jika emas sekarang dijual seharga satu juta rupiah, dapat dipastikan jumlah investasi yang harus dipenuhi pun senilai satu juta rupiah. Namun, berbeda dengan reksadana, yang mana saat melakukan investasi jumlah uang yang dikeluarkan hanya mencapai angka Rp 100.000 saja. Tentu, melihat hal ini reksadana lebih  menguntungkan dibandingkan emas.
  2. Tempat penyimpanan. Supaya emas yang dibeli dalam jumlah besar tidak hilang, biasanya Anda yang sebagai seorang penginvestasi pun tentu akan meletakkannya di Safe Deposit Box atau bisa disingkat dengan istilah SDB. Meski, emas aman namun uang untuk pengamanannya pasti tidaklah sedikit. Akan tetapi, cukup berbeda dengan investasi reksadana, dimana dana yang diinvestasikan dipegang oleh bank kustodian dengan bungan setiap bulannya jauh lebih kecil daripada pembayaran emas di SDB.
  3. Pengelolaan investasi. Jika Anda memutuskan diri berinvestasi dalam bentuk emas, maka Anda pun dituntut mahir dalam pengelolaan investasi. Sebab, apabila Anda tidak mahir, terkadang malah dapat berakibat pada semakin besarnya dana yang harus dikeluarkan. Berbeda memang dengan reksada, saat melakukan investasi ini Anda tidak perlu mengelolanya sendiri karena sudah dikelola langsung oleh bank custodian atau sebuah manajer investasi. Hal ini yang perlu diperhatikan sebelum investasi reksadana adalah bank aatau management risk yang Anda pilih.
  4. Lantaran, investasi emas berbentuk fisik maka tidak menutup kemungkinan sewaktu-waktu bisa hilang dari nasabah. Namun, tidak dengan reksadana yang bisa dibilang aman sebab berada di bank custodian dan dikelola oleh manajer investasi.

Bagaimana? Setelah membaca informasi di atas, menurut Anda manakah yang lebih bagus antara investasi reksadana atau emas? Namun, untuk berinvestasi ini tentu dikembalikan lagi ke masing-masing Anda, mau berinvestasi di bidang manakah.  –SH–

 

Tags: , , ,

Leave a Reply