Faktor yang Mempengaruhi Aroma dan Ketahanan Parfum

Tubuh yang beraroma tidak sedap tidak hanya dapat membuat kita kehilangan percaya diri, tetapi juga dapat mengganggu orang-orang sekitar. Untuk mencegah hal ini, banyak orang yang menggunakan parfum biasa hingga Parfum Original yang memiliki harga cukup tinggi sebagai wewangian untuk tubuhnya. Diantara semua produk wewangian tubuh seperti Eau De Perfume, Eau De Toilette dan Eau De Cologne, parfum memang memiliki tingkat aroma yang paling kuat. Hal ini di sebabkan oleh kandungan konsentrat wewangiannya yang mencapai 20% hingga 30%. Karena itulah banyak orang tetap memilih parfum sebagai wewangian tubuhnya, terutama Parfum Original, dengan harapan bahwa

aroma parfum

aroma parfum

parfum yang dibelinya dengan harga cukup mahal aman digunakan, beraroma enak dan dapat bertahan lama sehingga tidak perlu menggunakan parfum secara berulang kali.

Memilih sebuah parfum tentu harus perlu dipertimbangkan dari sisi aroma nya, karena dengan memilih aroma parfum tepat bisa menambah semangat dan juga kepercayaan diri. Terkadang sebuah parfum dapat memiliki aroma yang berbeda, begitu pulang dengan ketahanan aroma parfum tersebut. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi aroma parfum dan ketahanannya, yaitu:

  • Komposisi

Komposisi pada setiap parfum akan berbeda. Tidak hanya komposisi konsentrat yang digunakan, tetapi juga komposisi serta aroma pada setiap lapisan parfum. Pada dasarnya, parfum memiriki 3 lapisan aroma yaitu:

  • Top Notes

Lapisan ini merupakan lapisan terluar dan akan langsung tercium begitu parfum disemprotkan, namun aromanya tidak akan bertahan lama hanya sekitar 5 sampai 30 menit maka aromanya akan menguap.

  • Middle Notes

Ini merupakan lapisan kedua dan biasanya akan mulai tercium jika lapisan Top Notes sudah menguap sempurna.

  • Base Notes

Lapisan ini merupakan lapisan paling akhir dan akan mulai tercium berjam-jam setelah parfum disemprotkan.

Aroma pada setiap lapisan ini seringkali dibuat berbeda, karna itu terkadang kita akan mencium aroma yang berbeda dari parfum yang kita pakai setelah beberapa jam.

  • Reaksi pada Tubuh

Tingkat keasaman keringat seseorang yang berbeda serta makanan atau minuman yang dikonsumsi oleh seseorang juga akan mempengaruhi aroma parfum dan ketahanan aroma parfum yang digunakan. Selain itu, aroma parfum yang sama yang terus kita gunakan akan membuat hidung kita menjadi tidak sensitif terhadap aromanya, sehingga terkadang kita tidak dapat mencium aroma parfum tersebut lagi namun orang disekitar kita masih dapat mencium aromanya.

  • Lingkungan Sekitar

Lingkungan yang memiliki aroma sangat menyengat, serta temperatur udara yang panas akan sangat berpengaruh pada aroma parfum yang kita gunakan. Tidak hanya membuat aroma parfum kita menjadi berubah, tetapi juga membuatnya tidak dapat bertahan lama.

  • Cara Penggunaan

Cara penggunaan parfum yang salah akan merubah aroma parfum dan mempersingkat ketahanan aroma parfum. Contohnya saja menggunakan parfum pada kulit yang sudah menggunakan lotion yang memiliki kandungan pewangi, hal ini akan merusak aroma asli dari parfum. (Yv)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: