Dewan Pengawas Syariah Pada Asuransi Syariah

Meskipun saat ini banyak masyarakat yang sudah menyadari pentingnya asuransi jiwa, namun tetap saja mereka masih ragu untuk mendaftarkan diri. Mengapa? Karena, bagi sebagian orang mereka merasa ragu dengan pengelolaan uang yang ada pada asuransi. Apakah pengelolaan dana pada asuransi mengikuti syariah Islam atau tidak? Apakah uang yang diterima halal atau tidak? Lalu, apakah asuransi jiwa syariah benar-benar sesuai dengan aturan Islam atau tidak?

Yap, memang masalah proses pengelolaan dana menjadi kendala utama, khususnya bagi masyarakat muslim untuk

Agen Asuransi

Agen Asuransi

menentukan masalah keuangannya. Sebisa mungkin, mereka akan berusaha menghindari sumber penghasilan yang tidak sesuai dengan aturan agamanya, atau bisa dikatakan uang haram.

Lalu, bagaimana dengan asuransi syariah?

Produk keuangan ini, sebenarnya memang dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakan muslim yang ingin memiliki asuransi, namun merasa ragu dengan proses pengelolaan dananya. Tentunya, ada yang menjaminnya agar selalu sesuai dengan aturan syariah, dan itu merupakan fungsi utama dari Dewan Pengawas Syariah.

Dewan Pengawas Syariah atau yang sering disingkat dengan DPS adalah bagian dari Lembaga Keuangan Syariah (LKS), dan penempatannya disetujui oleh Dewan Syariah Nasional (DSN). Sesuai namanya, DPS ini memiliki fungsi utama sebagai pengawas, dan berikut ini adalah fungsi detailnya:

  • Melakukan pengawasan secara periodik pada LKS yang berada di bawah pengawasannya.
  • Berkewajiban mengajukan usul-usul pengembangan lembaga keuangan syariah kepada pimpinan lembaga yang bersangkutan dan kepada DSN.
  • Melaporkan perkembangan produk dan operasional lembaga keuangan syariah yang diawasinya kepada DSN sekurang-kurangnya dua kali dalam satu tahun anggaran.
  • DPS merumuskan permasalahan-permasalahan yang yang memerlukan pembahasan DNS.

Selain fungsi, DPS juga memiliki sebuah peran penting, yaitu:

  • Peran utama para ulama dalam Dewan Pengawas Syariah adalah mengawasi jalannya Lembaga Keuangan Syariah sehari-hari agar selalu sesuai dengan ketentuan-ketentuan syariah
  • Dewan Pengawas Syariah harus membuat pernyataan secara berkala (biasanya tiap tahun) bahwa Lembaga Keuangan Syariah yang diawasinya telah berjalan sesuai dengan ketentuan syariah.
  • Tugas lain Dewan Pengawas Syariah adalah meneliti dan membuat rekomendasi produk baru dari Lembaga Keuangan Syariah yang diawasinya.
  • Dewan Pengawas Syariah bersama Komisaris dan Direksi, bertugas untuk terus-menerus mengawal dan menjaga penerapan nilai-nilai Islam dalam setiap aktifitas yang dikerjakan Lembaga Keuangan Syariah
  • DPS juga bertugas untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang Lembaga Keuangan Syariah, melalui media-media yang sudah berjalan dan berlaku di masyarakat, seperti khutbah, majelis ta’lim, pengajian-pengajian, maupun melalui dialog rutin dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dengan adanya pengawasan dari DPS ini, maka tidak perlu diragukan lagi, proses pengelolaan dana pada asuransi syariah akan sesuai dengan aturan yang berlaku dalam Agama Islam. (Vita)

 

Tags: , ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: