Boiler Pipa Api dan Boiler Pipa Air, Berbedakah?

Boiler sering juga disebut ketel uap, karena memang memiliki fungsi untuk menghasilkan uap. Sering digunakan pada pabrik ataupun mesin yang membutuhkan uap panas, namun pada beberapa rumah boiler ini digunakan untuk pemanas ruangan. Salah satu contoh sistem kerja boiler yang paling sederhana yaitu pada proses memasak menggunakan panci presto, sementara untuk sistem yang lebih rumitnya yaitu menggunakan pipa yang berada di dalam tangki. Tentu saja, pipa ini berbeda dengan pipa PVC yang sering ditemukan di rumah dan digunakan sebagai pipa untuk mengalirkan air minum. Jenis yang berbeda tentu saja akan berdampak pula pada harganya yang

ketel pipa air

ketel pipa air

berbeda dengan harga pipa PVC.

Terdapat dua sistem boiler yang cukup sering digunakan saat ini, yaitu boiler pipa api dan boiler pipa air. Keduanya memiliki perbedaan pada sistem kerjanya, yaitu:

  1. Boiler Pipa Api

Meskipun namanya boiler pipa api, bukan berarti pipanya terbuat dari api, ya. Penamaan ini didasarkan pada sistem kerjanya. Terdapat dua komponen di bagian dalam boiler ini, yaitu pipa dan tangki. Pada bagian pipa inilah proses pembakaran terjadi, karena itulah dinamakan pipa api. Sementara itu, sisi luar pipa dipenuhi dengan air yang memiliki fungsi sebagai penyerap panas.

Keuntungan menggunakan boiler ini yaitu konstruksinya yang relatif lebih kuat, pengoperasian dan perawatannya yang mudah serta murah, fleksibel dalam pengaturan saat terjadi perubahan ketika beroperasi, dan menghasilkan jumlah uap cukup banyak. Hanya saja, kecepatan menghasilkan uapnya cukup lama.

  1. Boiler Pipa Air.

Sebenarnya komponen pada boiler pipa air ini sama dengan boiler pipa api, yaitu tangki dan pipa. Hanya saja menggunakan sistem pemanasan yang berbeda. Pada boiler pipa air ini, pipa terisi dengan air yang kemudian dipanaskan dengan papi yang berada di luar pipa. Jadi, bisa dikatakan sistemnya terbalik dengan boiler pipa api.

Boiler jenis ini mempunyai tekanan steam dirancang dengan kapasitas 4.500 sampai dengan 12.000 kg/jam dan memakai bahan bakar minyak maupun gas saat pemakaiannya.

Itulah penjelasan singkat mengenai boiler pipa api maupun boiler pipa air. Semoga bermanfaat! –SH–

Tags: , ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: