Birunya Danau Tanralili, Danau Cantik di Sulawesi Selatan

Mencari wisata alam yang jarang dilirik oleh wisatawan saat berkunjung ke Makassar? Nah, jangan berdiam di kamar Makassar hotel kamu saja. Yuk, berkunjung ke Danau Tanralili yang berada di kaki Gunung Bawakaraeng! Danau ini memang belum banyak diketahui oleh wisatawan yang datang ke Makassar, akan tetapi keindahannya sudah terkenal di mata penduduk lokal. Segera siapkan peralatan trekking-mu serta kendaraan sewaan, ya,  karena tak ada kendaraan umum yang mengarah ke tempat wisata ini.

Danau Tanralili

Danau Tanralili

Danau Tanralili terletak di Desa Lengkese, Malino. Berjarak sekitar 60 kilometer dari pusat kota, dibutuhkan waktu 2 jam untuk tiba di danau ini. Menurut penduduk lokal, Danau Tanralili ini awalnya terbentuk akibat longsoran Gunung Bawakaraeng di tahun 2004 lalu. Longsoran tersebut menimbulkan cekungan yang cukup dalam sehingga terbentuklah danau ini.

Nama Danau Tanralili diambil dari nama kerajaan di Sulawesi Selatan yang terdiri atas kata ‘tenri’ dan ‘lili’ yang jika disatukan memiliki arti ‘tak dapat ditundukkan’. Arti kata tersebut kemudian dirujuk pada medan yang dilalui untuk sampai ke Danau Tanralili yang memang tidak mudah. Ya, untuk mencapai Danau Tanralili, pengunjung memang harus melakukan pendakian terlebih dahulu. Danau yang juga dikenal juga sebagai Lembah Loe ini berada di antara tebing tinggi yang memagarinya. Trekking yang dijalani sebelum mencapai danau memakan waktu sekitar tiga jam.

Namun demikian, jangan terburu-buru menyerah sebelum mencoba. Meski trekking-nya cukup lama, pendakian pun tidak akan terasa ketika dijalani. Pasalnya, kamu akan disambut dengan pemandangan cantik di sepanjang jalan. Birunya langit serta hijaunya rerumputan akan menjadi temanmu sepanjang pendakian. Belum lagi ketika sampai di atas, birunya Danau Tanralili akan membuat rasa lelahmu terbayarkan.

Jika tertarik untuk berkunjung ke Danau Tanralili, disarankan untuk menggunakan pakaian yang menyerap keringat, sepatu trekking, topi untuk menghalau panas, serta air minum dan camilan karena susah untuk menemukannya di sana. Untuk kendaraan, sebaiknya gunakan sepeda motor karena jalan menuju tempat ini sangat kecil dan hampir tidak bisa dilalui oleh mobil. Jangan lupa pula untuk mengecek kondisi fisik dan pastikan tubuhmu sehat dan kuat untuk melakukan trekking.

Tags: , , ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: