Bingung dengan Hyperconverged? Ini Penjelasan Singkatnya!

Untuk masyarakat awam, kata “data center” mungkin cukup familiar meski sebagian besar masih tidak tahu persis apa fungsinya. Hal ini bisa dimaklumi, sebab data center sendiri merupakan kata yang cukup akrab di telinga pelaku IT, namun agak asing untuk masyarakat awam. Banyak yang sering mendengar kata tersebut karena kerap digunakan dalam berita teknologi, akan tetapi banyak pula yang masih bertanya-tanya ketika mendengar kata data center. Hanya saja, jika data center saja sudah cukup asing, bagaimana halnya dengan hyperconverged? Tentu, sebagian

hyperconverged

hyperconverged

besar dari kita benar-benar asing dengan hal ini, ya.

Nah, tahan rasa penasaranmu. Yuk, coba kita bahas tentang hyperconverged dan hal yang perlu diketahui tentang hyperconverged ini.

Hyperconverged atau yang bisa disingkat sebagai HC, merupakan tren terkini di dunia teknologi. Tren ini muncul untuk mengatasi kesulitan yang muncul saat mengelola data center. Selama ini, data center dengan fungsi compute, storage, dan juga network biasanya berjalan terpisah sehingga pengelolaannya pun sulit. Untuk itu, agar sistem ini bisa menyatu, maka tren HC ini pun muncul. HC ini nantinya akan mengintegrasikan fungsi komputer, storage, dan juga jaringan network di dalam satu perangkat sehingga lebih ringkas.

Dilihat dari detail di atas, sistem HC ini tentu akan meningkatkan efisiensi dari operasi TI. Tidak hanya itu, jika perusahaan kalian punya banyak kantor cabang, maka sistem HC ini sangat tepat untuk diterapkan. Alih-alih melakukan pemborosan untuk belanja hardware, penggunaan sistem HC ini dinilai lebih efektif karena sistem HC lebih mandiri serta lebih unggul. Mengingat fungsinya sebagai storage, jaringan network, dan integrasi fungsi komputer, karyawan yang berada di kantor cabang pun bisa mengakses data ke mesin virtual dan penyimpanan. Tentu, dari segi efektivitas kerja, sistem HC mempermudah sistem kerja IT.

Di sisi lain, sistem penyimpanan HC ini juga mendukung replikasi penyimpanan. Dengan demikian, sistem ini juga mendukung replikasi penyimpanan yang memungkinkan salinan data sekunder untuk disimpan di data center dan disaster recovery colocation center. Penyimpanan HC ini juga bisa menjadi faktor penting dalam membuat sistem cloud computing.

Singkat kata, HC ini merupakan sistem yang mengintegrasikan fungsi komputer, storage, dan juga jaringan network di dalam satu perangkat sehingga lebih ringkas. Semoga bermanfaat!

Tags: , ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: