Bentuk dan Desain Rumah Favorit Setiap Generasi, yang Harus Kamu Tahu !!

Ada banyak alasan yang membedakan gaya masing-masing orang. Namun salah satu yang membedakan selera adalah lahirnya kita di generasi yang berbeda-beda. Lahir di tahun yang berbeda membuat kamu hidup di jaman yang berbeda. Seiring waktu perkembangan harga jual rumah Surabaya dan desain interior rumah juga semakin bervariatif. Tentunya setiap generasi memiliki desain interior favoritnya sendiri. Yuk, kenalan dengan desain interior favorit tiap generasi.

Generasi Baby Boomers

Baby boomers adalah generasi yang lahir tahun 1946-1964. Pada saat itu rumah-rumah dipenuhi dengan desain interior gaya retro. Bisa juga dikenal dengan desain interior gaya mid-century modern. Desain interior tahun 1950-an memiliki garis bersih dan warna tak terduga seperti pastel yang banyak digunakan pada akhir-akhir ini. Rumah-rumah pada saat itu ditata dengan furniture warna-warni, tempelan kumpulan poster dengan ikon dari televisi, bingkai foto penuh fotografi, bioskop dan rak-rak kecil berisi sederetan komik yang berisi propaganda menjelang akhir tahun 50an. Mid-century modern salah satu desain interior yang banyak menghadirkan warna. Desain interior ini menampilkan bentuk geometris dan lengkungan yang unik yang dibuat dari campuran bahan alami dan buatan manusia.

Berbagai furnitur antik yang banyak bisa kamu temukan di desain interior ini. Meja tulip sangat terkenal di tahun 1950an. Meja bundar dikelilingi kursi berbentuk atau molded chair. Molded chair sendiri memiliki varian warna dan material yang berbeda-beda. Dari material kaca, kayu, sampai plastik. Ruangan yang diletakkan meja tulip seringkali menjadi fokus utama yang mempengaruhi desain interior ruangan. Untuk ruang tamu, gaya mid-century modern memiliki desain interior tersendiri. Biasanya ruangan akan dipenuhi dengan sofa kancing atau buttoned sofa yang bergaya kota dan juga kabinet kecil dengan ruang penyimpanan yang dapat di dorong ke samping dan beberapa laci kecil sebagai tempat di bawah televisi. Tidak lupa karpet motif geometris dan garis-garis, yang akan membantu menyatukan seluruh elemen pada ruang tamu.

Generasi Millenial

Generasi yang berumur 18 sampai 34 tahun menyukai desain interior modern minimalis. Biasanya rumah dengan desain interior modern minimalis memiliki tata letak yang sederhana dan efisien. Hal ini menciptakan kejelasan pada denah, di mana ruang dapat diprediksi dan tidak rumit. Karakteristik desain interior modern minimalis dikenal dengan kesederhanaan, ruangan terbuka, dinding interior minim, area penyimpanan sederhana, dan penekanan pada pandangan. Dinding ruangan dengan desain interior ini biasanya memiliki finishing yang terlihat seperti tidak selesai, mirip seperti finishing dengan gaya industri. Hal ini dengan mudah dapat memberikan daya tarik visual dari bahan dan tekstur dinding ruangan.

Desain Interior versi Generasi Millenial

Gambar : dekoruma

Desain ruangan tanpa batas antara dapur dan ruang tamu memberikan akses pencahayaan dari luar rumah memenuhi ruang. Permukaan dinding ruangan berwarna terang, dengan detail modern yang bersih, ruang yang tidak berantakan dan palet warna netral. Demikian desain interior modern minimalis akan memberikan daya tarik yang kalem. Kamar luas yang dipenuhi cahaya, pemandangan yang lebar dan estetika yang tidak rata adalah ciri khas desain interior modern minimalis. Tambahan beberapa furnitur dan aksesoris dekor bergaya minimalis akan semakin membangkitkan suasana ruangan. Masuknya cahaya alami akan memberikan suasana yang terasa hangat dan nyaman.

Generasi Gen Z

Bagi kamu yang belum tahu, Gen Z adalah generasi yang hadir setelah generasi milenial, termasuk orang-orang yang berusia awal dua puluhan. Walaupun terlihat generasi paling muda, namun generasi ini memiliki harga jual rumah Surabaya dan desain interior favorit tersendiri yaitu rustic. Rustic merupakan desain yang menekankan pada keindahan alam. Desain interiornya terinspirasi dari keindahan alam dan warna sederhana. Desain interior ini tidak hanya cocok untuk rumah di pedesaan tetapi juga untuk apartemen di tengah kota. Elemen yang dipakai oleh desain interior rustic khususnya mendominasi bahan alami seperti bebatuan untuk dinding, kayu untuk langit-langit dan lantai, kulit untuk sofa ataupun selimut, dan wol untuk karpet. Sehingga ketika kamu masuk ke dalam ruangan dengan desain interior seperti ini, kamu akan menemukan kehangatan semasa kecil. Semakin alami unsur-unsur ini tampak natural, semakin mudah untuk menemukan dan mempertahankan gaya rustic kontemporer yang terpadu di seluruh ruang. Desain interior bergaya rustic cenderung menonjolkan sisi maskulin yang hangat dari tampilan dekorasi. Dekorasi yang cocok dengan gaya rustic biasanya berukuran besar, dengan tampilan atau corak hewan. Namun, saat ini kamu bisa menambahkan beberapa furnitur bergaya modern.

Desain interior rustic sekarang ini dapat dipadukan dengan gaya modern seperti minimalis. Kamu dapat melihat beberapa kafe kekinian dengan desain interior rustic minimalis yang bisa kamu terapkan sebagai desain interior di rumah. Jika kamu tidak suka furnitur berukuran besar, kamu bisa memilih furnitur bergaya minimalis yang memiliki ukuran jauh lebih kecil. Mencampurkan gaya pada desain interior rumahmu dapat sangat menyenangkan.

Dulu, dunia masih terpaku pada satu gaya saja. Saat ini kamu bebas berekspresi dengan mencampurkan beberapa gaya pada desain interior rumah. Desain interior mana yang jadi favorit kamu?

Tags: 

Leave a Reply

%d bloggers like this: