4 Biaya Operasional Apartemen yang Harus Diketahui

Memang, tinggal di salah satu unit kamar di premium apartment Jakarta memberikan sejumlah keuntungan bagi para penghuninya. Selain letaknya yang mudah dijangkau, apartemen pun dianggap sebagai tempat menetap yang membuat penghuni merasa lebih nyaman sekaligus aman lantaran selalu dijaga selama 24 jam penuh oleh penjaga apartemen. Meskipun demikian, nyatanya tinggal di apartemen ini pun ternyata memiliki banyak perbedaan dibandingkan dengan saat menetap di rumah setapak, terutama pada bagian biaya operasional.

Melansir dari viva.co.id, berikut ini adalah beberapa biaya operasional yang harus dibayarkan oleh para penghuni apartemen apabila berniat untuk tinggal di apartemen. Simak, daftarnya disini!

  1. Biaya untuk parkir. Biasanya, pada saat membeli unit kamar di apartemen, semua penghuni akan langsung
    apartment

    apartment

    diberikan tempat parkir gratis dari pihak apartemen. Namun, dengan catatan penghuni hanya bisa membawa satu unit mobil maupun motor. Akan tetapi, sayangnya tidak semua apartemen memberikan tempat parkir gratis ini kepada penghuninya, sehingga membuat penghuni pun setiap bulannya harus menyisihkan sedikit uanguntuk membayar biaya parkir ini. Hanya saja, untuk biaya yang dikeluarkan, berbeda dari satu apartemen dengan apartemen lainnya.

  2. Biaya untuk renovasi. Nah, apabila Anda ingin merenovasi ulang kamar apartemen, Anda pun diwajibkan untuk mengeluarkan sejumlah uang yang akan dijadikan sebagai biaya untuk renovasi kamar apartemen ke pihak managemen. Jika renovasi ringan, biasanya biaya yang harus dikeluarkan pun tidak terlalu besar. Namun, sebaliknya bila renovasi masuk ke dalam kategori berat, maka tentu saja uang yang dikeluarkan jauh lebih besar.
  3. Biaya untuk utilitas. Biaya utilitas ini sendiri termasuk ke dalam kelompok biaya untuk pembayaran TV kabel dan internet, listrik, air, dan sebagainya. Namun, untuk pembayarannya biasanya jauh lebih mahal dibandingkan rumah setapak. Sebab baik pihak PLN maupun PDAM menjatuhkan harga yang sedikit mahal daripada dengan rumah biasa, sehingga membuat penghuni apartemen pun akhirnya harus membayar mahal biaya utilitas ini setiap bulan.
  4. Biaya untuk servis. Bagi Anda yang tinggal maupun menetap di apartemen, Anda juga akan dikenakan pembayaran untuk biaya servis apartemen. Biaya servis ini mencakup biaya keamanan, kebersihan, perawatan gedung, dan lain sebagainya. Untuk biayanya sendiri tergantung pada setiap apartemen, ataupun berdasarkan kamar unit yang diambil.

Selain keempat poin di atas, penghuni apartemen pun akan dikenakan biaya pajak bumi bangunan (PBB), akta jual beli atau bea balik nama (BBN), pertambahan nilai barang mewah (PPnBM), bea perolehan harga tanah dan bangunan BPHTB), pertambahan nilai, provisi. Semoga bermanfaat! –SH–

Tags: , ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: