2 Tipe Pinjaman Berdasarkan Sifat Pelunasan

Melakukan pinjaman uang kepada pihak pemberi pinjaman memang memberikan banyak manfaat untuk para nasabahnya. Selain dapat membantu keuangan, meminjam uang tersebut pun bisa mengatasi keperluan mendesak. Di samping itu, jika nasabah membutuhkan dana besar untuk membuka usaha akan tetapi kekurangan biaya, maka bisa dengan cara meminjamkannya langsung pada pihak terkait. Syarat yang diberikan pun biasanya sangat mudah, sehingga tidak akan mempersulit nasabah ketika meminjam uang.

Meskipun begitu, sebelum berniat untuk melakukan pinjaman ini, maka ada baiknya ketahui dulu tipe pinjaman

berdasarkan sifat pelunasannya. Yuks, langsung disimak!

  1. Pinjaman dengan sistem angsuran. Setelah melakukan pinjaman, biasanya pihak pemberi pinjaman akan langsung memberikan metode pelunasan utang, salah satunya adalah secara angsuran. Umumnya, cara ini diterapkan oleh lembaga pembiayaan ataupun bank. Untuk pelunasan uangnya sendiri biasanya sesuai dengan perjanjian yang sudah ditetapkan ketika pinjaman awal dilakukan.

Misalnya seperti angsuran selama satu tahun, dua tahun, hingga tiga tahun. Akan tetapi, semakin lama pembayaran utang, maka jumlah uang angsuran yang harus dibayar setiap bulannya akan semakin mengecil. Sedikit saran, jangan pernah untuk tidak membayar uang angsuran atau telat dalam pembayaran, karena Anda akan membayar denda yang mana perhitungannya ditentukan oleh pihak pinjaman.

  1. Pinjaman yang dibayar ketika jatuh tempo. Selain membayar secara angsuran, pelunasan pinjaman bisa dengan membayarnya langsung sesuai dengan jatuh tempo yang sudah ditetapkan. Biasanya, pelunasan ini banyak dijalani oleh pihak koperasi maupun BPR.

Dimana, dana yang dipinjam dengan jumlah pinjaman yang sudah ditentukan di awal harus dilunasi ketika tanggal jatuh tempo tiba. Apabila Anda tidak melunasinya maka siap-siap saja membayar denda tambahan kepada pihak pinjaman. Dan tidak menutup kemungkinan nantinya jika Anda ingin kembali meminjam uang, akan sulit untuk didapat karena dicap lalai dalam pembayaran utang.

Itulah tipe pinjaman berdasarkan sifat pelunasannya. So, Anda memilih melunasi pinjaman dengan cara seperti apa? Sarannya sih, kalau Anda belum memiliki dana membayar pinjaman sesuai ketentuan jatuh tempo, maka baiknya pilihlah pinjaman yang dibayar secara angsuran karena pembayaran ini juga sangat membantu keuangan Anda. Semoga bermanfaat! –SH–

Tags: , ,

Leave a Reply

%d bloggers like this: